Mardigu WP

Mardigu WP
Millionare Mindset

Bukan Tentang Siapa yang MEMUJA Kelebihanmu, Tetapi Siapa yang MEMELUKMU Setelah Tahu Kekuranganmu

Minggu, 24 Mei 2015 | komentar (1)


(Tulisan Malam) “ Bukan tentang siapa yang MEMUJA kelebihanmu, tetapi siapa yang MEMELUKMU setelah tahu kekuranganmu”


Mas, ayo lah membangun?!. Ini saat yang tepat untuk membangun. Nyalib di tikungan mas. Ini masa mungkin ngak kembali kedua kalinya dalam waktu lama. Itulah kalimat seperti koor bersuara di telinga saya ketika menerima tamu mitra lama yang bergerak dalam bidang kontruksi.

Saya juga heran, entah mengapa dalam 2 minggu ini saya kedatangan teman lama, mitra lama yang herannya seperti janjian, mereka semua kontraktor kenamaan Indonesia. Semua seperti tahu bahwa mereka saling menawarkan jasa konstruksi ke saya.

Bayangkan, setiap hari mereka mengantri senin , selasa, rabu, 3 BUMN yang bisa terlibat konstruksi dari manajer sampai direksi menyempatkan mampir di kantor, salau kamis jumatnya, divisi lain lagi dari ketiga BUMN tersebut meperdalam kunjungan pertama.

Minggu berikutnya 2 perusahaan swasta konstruksi juga mepet ke kantor saya. benar, ke lima perusahaan itu kenalan lama semua. Bahkan ada yang dari project manajer 10 tahun lalu sekarang menjabat direksi di seleksi maret 2015 ini.

Logikanya begini, Anda seorang direktur operasional perusahaan konstruksi. Buruh di bawah Anda bisa mencapai ribuan . baik yang kontrak maupun yang staf pegawai tetap. Anda memiliki 200 insyinyur dan setiap pegawai tetap Anda gajih, namun sejak oktober 2014 dimana banyak perusahaan melakukan pengereman perlahan karena mengukur kinerja pemerintahan baru, maka pekerjaan konstruksi berkurang hingga 60%.

Kalau 3 bulan slow down perusahaan masih kuat kalau sampai pertengahan tahun seperti sekarang, mulai blingsatan di pucuk pimpinan. Duit dari mana buat menggaji karyawan tidak kerja. Masih mending kalau sekedar gajihan. Biasanya professional yang bagus ngak tahan diem diem saja walau di gajih full. Mereka ingin bermain, menjadi cadangan bukan pilihan. Bagaimana kalau mereka pindah?!

Mencari project manajer, field manajer yang hAndal, leadership kuat, attention to detail, pengejar [restasi dan bertanggung jawab ngak gampang. Dan begitu proyek bergerak lagi, mereka sudah dengan perusahaan lain. Pusing lah menjadi direksi operasional perusahaan konstruksi seperti di semester pertama tahun 2015 ini.

Hal inilah yang membuat mereka datang ketempat saya yang mengajak untuk membangun sekarang. Sementara di masterplan saya pertengahan 2016 rencananya baru akan membangun atau satu tahun lagi.

Saya ingat kata-kata sahabat saya direktur BUMN baru tersebut, mas, bangun sekarang saya kasih harga khusus, pokoknya staff ku ada kerjaan, ngak usah untung ngak apa-apa. saya kasih crane terbaik, SDM terbaik, stager terbaik, semua terbaik. Asal mas membangun sekarang.

Bayangkan mas, ada 17 tower apartemen di tangerang yang rencananya di bangun tahun 2015 ini, saat ini ahnay di bangun 2 yang 2 karena sudah jalan tanggung bangun dan diselesaikan namun di perlambat karena daya beli menurun dan ekonomi menunggu. Kalau mas bangun sekarang, mas unggul 1 tahun dari competitor begitu up swing ekonomi lagi, mas sudah ready stock tinggal panen.

Kalau mas ragu sekarang, besok lebih ragu lagi, lusa, pasti sudah ngak semangat , seminggu lagi sudah lupa. Dan tahun depan sudah kehilangan moment!

Nunggu apa mas?

Pertanyaan dan pernyataannya membuat saya berfikir keras.

Dilain kesempatan, dengan data pertemuan sebelumnya saya mendapatkan data untuk bertanya. Bagaimana kalau saya membangun tahun 2016 tahun depan?

Teman lama saya yang kebetulan hadir dengan kepala divisi menjawab, Anda rugi mas. Rencana pemerintah akan membangun meulai tahun depan anggaraanya luar biasa besarnya. Di jama 10 tahun SBY infrastuktur di total hanya 700 milyar, di jaman pemerintahan yang ini tiap tahun bisa 300 Triliunan, hinga 5 tahun ke depan. Tahun depan seram sekali pekerjaan nya mas. Mas bisa ngak dapet barang bagu, alat bagus, SDM bagus. Percaya saya, itu komentarnya?

Lalu saya tanya, kenapa saya yang mas tawari? Kenapa ngak beberapa pengusaha lainnya?

Bener mas, yang lain kami tawari juga, namun mas wowiek kita punya sejarah sebelumnya. Di masa tahun politik 2003/2004 mas yang maksa kami mengikuti impian mas membangun cluster perumahan di bilanagan jatiwaringin, Bangka, kemang, dimana semua orang tegang apakah pemilu 2004 akan “tanpa tumpah darah”. Se,ua pengusaha mengerem full break. Mas malah nge gas, dan benar tahun 2005 seleuruh property mas wowiek habis, karena perminataan meningkat, Indonesia bangsa dewasa ngak ada tumpah darah.

Begitu pada bangun 2005 mas lagi penuh dengan kas keras.

Di tahun 2009/10 dimana kasus mortgage loan di Amerika menyentak ekonomi dunia, property di tinggalkan, mas membangun hotel dan gedung di TB simatupang, Di 2012 panen sendirian. Diaman tahun berikutnya pada baru masuk mas sedang menggeser keluar Jakarta seperti sekarang.

Ditahun 2015 semua lg melambatkan produksinya, mengapa mas ngak sekali lagi menyalip peluang ini?

Kalimat panjang ini bernar-benar membuat saya berfikir keras. Saya tidak menetang idenya, hanya saya merasa di umur segini, apakah saya masih bisa lincah? Punya mental baja urat besi. Situasi selalu tidak sama, seni berbisnis tidak sama. Kali ini saya bermain dengan bunga melawan cashflow.

Karena saya tidak dalam keadaan liquid, asset ada, banyak malahan. Dan membangun asset melawan interest bunga dimana kondisi diam saja bisa di gerus bunga saya perlu banyak perenungan.

Setelah beberapa hari saya merenung, bahkan kurangtidur, hari ini saya putuskan. Apa tindakan saya. Saya pun bertanya kepada kelimanya, via telfon. Ok, saya membangun tetapi saya mau “beyond Construction”.

Maksudnya beyond construction begini, kalau membangun kontraktor biasa dibayar pakai progress pekerjaan. Maju 10% bayar 10%. Kali ini saya mau diatas itu. Saya minta “turn key” yaitu 100% mereka yang membangun dan membiayai hingga selesai. Di sebut beyond construction atau di atas jasa konstruksi karena saya menuntut mereka menjadi “funder” juga. Pembangun dan pembiaya konstruksi. Saya tahu mereka semua punya konstruktion loan, punya pinjaman konstruksi di belakngannya.

Sehingga beban uang saya bebankan ke konstruksi. Construction & completion risk saya pindahkan ke mereka, dan financial risk saya bebankan kemereka. Sehiggga saya hanya focus di marketing risk. Saya focus di jualan.

Percayakah sahabat, dari 5 kontraktor, yang 3 menjawab YA. Tanpa jeda, setuju, mereka hanya minta counternya dengan Bank Garansi. Saya dalam hati geleng-geleng. Mereka sudah desperate namun mereka tahu ini peluang, sayapun lihat peluang dan membagi 3 risk jadi tingal satu. Mereka menaggung 2 risk, namun bisa berkurang jauh dengan Bank Garansi.
# May the peace be upon us
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

4 Maret 2022 pukul 15.26

Is poker legal in NJ? Is it legal to play poker online in NJ? - DRM CD
Legal poker online in New 계룡 출장안마 Jersey is legal at 포천 출장마사지 your 군산 출장샵 favorite 익산 출장안마 NJ casino site. Check 아산 출장안마 out our review to learn how it works and learn more about it.

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Millionaire Mindset - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger